Saṃyuktāgama
190. Kotbah Pertama tentang Mata
Demikianlah telah kudengar. Pada suatu ketika Sang Buddha sedang berdiam di Sāvatthī di Hutan Jeta, Taman Anāthapiṇḍika.
Pada waktu itu Sang Bhagavā berkata kepada para bhikkhu: “Jika seseorang tidak mengetahui dan memahami mata, tidak meninggalkan dan tidak terbebaskan dari keinginan terhadapnya, seseorang tidak dapat dengan benar melenyapkan dukkha.
“Telinga … hidung … lidah … badan … pikiran juga seperti ini.
“Para bhikkhu, seseorang yang mengetahui dan memahami mata, dan yang meninggalkan dan terbebaskan dari keinginan terhadapnya, dapat dengan benar melenyapkan dukkha. Seseorang yang mengetahui dan memahami telinga … hidung … lidah … badan … pikiran, dan yang meninggalkan dan terbebaskan dari keinginan terhadapnya, dapat dengan benar melenyapkan dukkha.”
Ketika Sang Buddha telah mengucapkan kotbah ini, mendengarkan apa yang telah dikatakan Sang Buddha, para bhikkhu bergembira dan menerimanya dengan hormat.