Saṃyutta Nikāya
35. Kelompok Khotbah tentang Enam Landasan Indria
65. Samiddhi (1)
Pada suatu ketika Sang Bhagavā sedang berdiam di Rājagaha di Hutan Bambu, Taman Suaka Tupai. Kemudian Yang Mulia Samiddhi mendatangi Sang Bhagavā … dan berkata kepada Beliau: “Yang Mulia, dikatakan, ‘Māra, Māra.’ Bagaimanakah, Yang Mulia, terdapat Māra atau penggambaran Māra itu?”
“Di mana ada mata, Samiddhi, di mana ada bentuk-bentuk, kesadaran-mata, benda-benda yang dikenali oleh kesadaran-mata, maka di sana ada Māra atau penggambaran Māra.
“Di mana ada telinga … pikiran, di mana ada fenomena-fenomena pikiran, kesadaran-pikiran, hal-hal yang dikenali oleh kesadaran-pikiran, maka di sana ada Māra atau penggambaran Māra.
“Di mana tidak ada mata, Samiddhi, di mana tidak ada bentuk-bentuk, tidak ada kesadaran-mata, tidak ada benda-benda yang dikenali oleh kesadaran-mata, maka di sana tidak ada Māra dan tidak ada penggambaran Māra.
“Di mana tidak ada telinga … tidak ada pikiran, tidak ada fenomena-fenomena pikiran, tidak ada kesadaran-pikiran, tidak ada hal-hal yang dikenali oleh kesadaran-pikiran, maka di sana tidak ada Māra dan tidak ada penggambaran Māra.”